Ayuk Beli Rumah/Apartemen

Hari ini gw mau sharing tentang cara2 pembelian rumah/apartment . Gw sendiri lagi ngumpulin DP untuk beli properti nih hihi. Disaat temen2 lain pada menggunakan penghasilannya untuk liburan ke luar negri, gw bener-bener menahan diri dulu untuk ga kemana – mana. Kalaupun mau liburan ya di Indonesia aja, kan banyak juga yang bagus yah. Yang penting ada pantainya.

“Penting ga sih punya properti?lo kan masih muda, suruh aja laki lo ntar beliin”

Sebel deh dgn orang yang ngomong gitu ke gw. Apa karena gw cewek terus gw ga harus peduli ttg aset dan segala macamnya??ya klo ntar punya suami dan suaminya udah nyediain rumah ,ya bagus, properti yang udah kita beli bisa disewain toh. Nambah dana di cashflow juga kan untuk keluarga .

“tinggal aja ntar di rumah mertua /orang tua klo dah nikah”

Bukannya gw ga mau tinggal sama orang tua/future mertua yah, yang gw maksud pada saat gw blg gw ga mau tinggal di rumah mereka adalah “there is a difference between your parents living with you and you are living with your parents” . Menurut opini gw kalau gw tinggal di rumah ortu berarti ortu masih taking care of me, sedangkan kalo ortu tinggal di rumah gw it means gw taking care of ortu. I prefer the second one. Nah buat kalian yang sudah menikah dan masih tinggal sama ortu, pasti someday pengen punya rumah sendiri juga toh. Memang biaya yang dibutuhkan sangat besar untuk membeli properti, tapi kalau mimpi untuk punya aja ga ada, gimana bakal kesampean. SO lets dream about it and work hard to make it happen. Its time for us to show our parents that its our turn to take care of them not the other way round . *songong bener yak bahasa gw* *ditampar massa*

“Huahhh beli properti kan mahal din!!!” ya gw juga tau beli properti mahal,tapi kalau ga sepeser pun lo sisihkan untuk beli ya gimana mau tercapai. Dana yang gw punya jg masih jauh kalee, tapi ya tetep semangat, kalau perlu cari bisnis sampingan buat nambah2in investasi rumah. Gw ama sahabat gw @widyania udah beberapa hari ini mikir mau buat bisnis apaan dan pada bulan puasa ntar dengan sahabat gw yang lain @hestyyusnita bakal berbisnis lagi like last year. *Emang penghasilan FP ga cukup?” wkakakakak alhamdulillah cukup cuma kalau ingin mencapai tujuan lebih cepat ya harus getol cari rezeki juga cui. Masih muda ini…lets have some fun

Ya wess mari kita bahas tentang cara membeli properti jadi ga cuma gw yang semangat investasi, tapi kalian pembaca setia blog gw juga harus semangat !!

Beli rumah/apartment ada 3 macam cara, yaitu by cash,termin payment dan KPR. Yuk bahas satu2

1. Cash

Nah ini orang2 berduit biasanya yang langsung beli cash. Yang ngeluarin 1 – 2 ember sambil merem doank. Jadi setelah lo bayar tunai langsung diserahin deh semua kepemilikan propertinya. Biasanya nih kalo beli cash bakalan dapat diskon yang cukup lumayan. Karena jumlah yang besar, method yang digunakan adalah transfer duitnya, kan ga mungkin bawa 1 ember cash bisa dirampok ntar. Pastikan pada saat transaksi ada notaris sama agen propertinya yah. Pokoknya semua harus clear di awal.

Kelemahannya adalah mba2 dan mas2 semua harus mengeluarkan buanyaak dana di awal *menurut lo*. Terus nih kalau misalnya tu properti belum jadi sepenuhnya bisa bahaya eui. Misalnya ada proyek pembangunan rumah di kawasan XXX, terus lo belinya cash tapi tu proyek belum jadi. Nah serem kan, iya kalau terlaksana dengan mulus lus lus, kalau ngga bisa nangis bombay. SO pastikan developernya terpercaya yah dan punya track record penyelesaian pembangunan yang sangat baik.

2. Termin Payment

Termin itu maksudnya setengah cash dan setengah credit. Jadi lo bayar cash dulu nih sekian rupiah terus nanti pembayaran selanjutnya setiap beberapa bulan sekali tapi dalam kurun waktu singkat biasanya 6 – 12 bulan aja. Contoh mau beli rumah 2 milyar, lo kasih cash 1m di awal, sisanya dalam 1 tahun setiap per 3 bulan lo bayar 250.000.000,- . BIASANYA pembayaran cicilan ini ga dikenakan bunga sama sekali. *hmm setiap 3 bulan ngeluarin 250jt, jadi melinda dee dulu kali*

3. KPR/KPA

Horeee ini yang gw suka. Tau ngga di Indonesia 90% pembelian prop menggunakan sistem KPR! Yeap dengan sistem ini semua orang dan kalangan jadi bisa memiliki rumah. KPR juga merupakan hutang yang produktif karena aset yang kita beli nilainya akan naik seiring berjalannya waktu. Dengan sistem KPR, lo bisa DP dengan hanya 20% dari harga rumah saja sisanya dicicil. Pastikan total cicilan hutang di cashflow lo apabila ditambah dengan KPR tidak melebihi 30% dari penghasilan.

Keuntungannya lo ga harus keluar dana gede di awal, tapiii lo wajib maintain cashflow lo dengan baik sehingga bisa ngebayar cicilannya setiap bulan. “mba, kpr kelamaan ngutangnya” – ya gpp toh semakin panjang semakin baik, harga properti lo udah naik jauh kok. Memang ada bunga KPR yang mengikuti suku bunga Indonesia. Thats why lo juga harus pinter – pinter survey bunga2 KPR di bank2. Bandingkan satu sama lain. Bunganya ada yang fixed (syariah way) or floating. Atau sekarang sih banyak promosi2, beberapa tahun pertama bunganya fixed, tahun2 berikutnya floating. Mau supaya aman dan tentram plus ga pusing dengan kenaikan suku bunga, ya ambil yang fixed TAPI biasanya akan lebih tinggi beberapa percent dari yang floating .

BUT REMEMBER, apapun method yang lo gunakan untuk membeli rumah/apartemen, yang paling penting adalah LOKASI LOKASI LOKASI! Supaya kedepannya mudah di jualnya, mudah disewakan dan harganya naik signifikan menutup semua modal yang sudah dikeluarkan untuk membeli properti

Leave a Reply

Your email address will not be published.