Baca Ini Sebelum Beli Mobil !

Anyone is planning to buy his/her first car ? or perhaps replace the old one ?

Mari kita bahas apa aja yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil.

Tanggal 21 kemarin gw ngisi sharing session “Kredit Tanpa Bangkrut” bareng Kontan di IIMS (Indonesia International Motor Show).

Berhubung dikasih tiket terbatas untuk pembaca @bedahduit dan juga client maupun teman-teman Fin-ally Consulting, gw share dalam bentuk tulisan aja deh

Jadi apa sih hal pertama yang harus kita pikirkan sebelum membeli mobil?

Merk ?

Harga?

Kecepatan ?

Kenyamanan?

Fungsi?

Waktu gw tanya followers @bedahduit di twitter, rata2 yang cowok jawaban pertama atau keduanya adalah BRAND sedangkan yang cewek PRICE! ahhahaha cewek untuk soal otomotif mungkin lebih hitung – hitungan kali ya daripada cowok.

Yang pertama harus kita perhatikan adalah jenis mobil apa yang kita BUTUHKAN bukan kita inginkan! Yang single – single dan tinggal di daerah perkotaan seperti Jakarta kebanyakan prefer city car . Tidak perlu besar – besar yang penting good enough untuk mencapai destinasi. Individual yang sudah memiliki istri/suami dan anak pengennya mobil yang lebih besar untuk bisa menampung banyak penumpang dan barang – barang (terutama kalau anaknya masih cilik – cilik pasti bawaan emak – emak segudang deh tuh).

Jadi ketahui jenis mobil apa yang cocok untuk lo. MPV / seven seater kah? city car ? sedan? SUV? etc

Kemudian pikirkan juga apakah kamu maunya mobil yang manual atau matic? kalo gw sih matic , males dengan capeknya driving di Jakarta plus terakhir belajar manual waktu SMP :p . However, kalau milih mobil matic ya siap – siap aja bayar harga lebih tinggi dari mobil manual.

Sudah dapat jenis mobil yang diinginkan dan pilihan matic/manualnya , sekarang kita lihat harganya. Ini penting banget karena akan mempengaruhi ke cashflow dan juga kekayaan bersih kita.

Kita mau beli nya cash atau credit nih? ada yang lebih pro langsung bayar cash dengan alasan mobil harganya mengalami penurunan setelah kita gunakan dan ada yang memilih kredit karena belum memiliki cash yang cukup dan masih banyak kebutuhan lain – lain yang harus terpenuhi.

Apapun pilihannya cara pembayarannya, tetap harus sesuai dengan kondisi keuangan kita.

Kita bahas soal kredit mobil dulu nih

Dengan menggunakan kredit mobil, maka kita wajib mempersiapkan minimum 30% untuk down payment + biaya admin + biaya asuransi kendaraan + cicilan pertama + bunga + lain – lain. Ada dua jenis lembaga pinjaman yang dapat membantu kita mewujudkan pembelian mobil. Yang pertama adalah BANK dan yang kedua adalah MULTIFINANCE. Di Bank prosesnya lebih ribet, relatif agak lama tetapi bunga bersaing dan malah lebih kecil daripada multifinance. Kelebihan multifinance ya ga ribed aja dengan persyaratan – persyaratannya.

Compare bunga dari lembaga pemberi pinjaman. Perhatikan juga jangka waktu pinjaman. Sekarang BI sudah mengeluarkan aturan pinjaman untuk kredit mobil bisa sampai 7 tahun. Nah pertanyaannya apakah kita harus ambil kredit mobil hingga 7 tahun? emang sih cicilannya bakal lebih murah banget, tapi apakah nilai ekonomis mobil kita ga turun drastis tuh setelah 7 tahun? emang kita masih akan keep mobilnya hingga 7 tahun kedepan? ayo pikirin dulu

Cek cicilan bulanannya berapa. Ingat aturan berhutang di personal finance.

MAXIMUM TOTAL CICILAN = 30 – 35% DARI PENGHASILAN

Total cicilan itu bukan cuma hutang dari mobil loh tapi semua hutang yang kita punya baik itu hutang KPR, kartu kredit dan lain sebagainya.

Kalau cicilan nya masuk untuk jangka waktu 3 tahun pinjaman, ngapain kita ngutang sampe 7 tahun

Biasanya dealer mobil sudah bekerja sama dengan beberapa lembaga pinjaman. Tinggal minta proposal aja untuk penawaran kredit dari lembaga- lembaga tersebut.

Setelah dihitung – hitung ternyata tetep ga masuk juga di cashflow ataupun DP nya masih kurang, mungkin kita bisa consider mobil yang lebih murah dan bukan membeli mobil dengan brand mahal dengan alasan supaya terlihat keren ataupun terlihat mapan.

Jika kita memutuskan untuk membeli mobil , otomatis kita juga harus siap dengan pengeluaran – pengeluaran yang berhubungan dengan kepemilikan mobil. Selain cicilan bulanan dan bunganya loh ya

Apa aja sih pengeluaran untuk mobil ?

1. Pajak mobil. Makin tinggi CC mobil, pajaknya juga jadi lebih gede

2. Asuransi kendaraan (total loss only/all risk) = makin mahal harga mobilnya, asuransi kendaraannya juga akan lebih mahal.

3. BBM . Makin boros mobilnya, makin banyak pengeluaran untuk BBM. Sekarang ada mobil Low Cost Green Car. Bisa juga dipertimbangkan kalau pengen yang irit

4. After Sales Service = Maintenance mobil , ganti oli, ganti spare parts , dsb

Sediakan dana cadangan di rekening kita, in case gaji kita telat masuk sedangkan pembayaran kredit mobil selalu di auto debet tanggal yang sama. Kalau telat bayar, bisa – bisa bunga yang kita bayar jauh lebih besar.

Bagaimana kalau bayarnya cash?

Boleh saja, asal memang dananya tidak mengganggu pos lainnya dan kebutuhan lain yang lebih penting seperti pendidikan anak, dll sudah terpenuhi.

Nah kalau bayar cash, asuransi kendaraannya harus cari sendiri. Pinter – pinter deh tuh bandingin asuransi kendaraan yang ada di Indonesia. Lihat lokasi daerah kita juga dan yang mana yang memiliki banyak bengkel rekanan + proses claim nya ga ribed. Jangan lupa baca klausul asuransinya ya. Pastikan fasilitas yang diberikan juga banyak sehingga akan memudahkan kita jika sewaktu – waktu dibutuhkan.

Sebagai tambahan, jangan pernah malu untuk meminta bonus cashback + aksesoris – aksesoris mobil hihi. Lumayan kan cui jadi menghemat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.